HOME | PERISTIWA | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | FEATURE | PROGRAMS | TENTANG KAMI | KARIR

OLAHRAGA

21/08/2017
Laga Terakhir di Parikesit, Persiba Ingin Beri Kado Ini
Foto : Fuad Muhammad/Balikpapan Pos

PROKAL.CO,  

BALIKPAPAN - Menjamu PS TNI pada 22 Agustus besok menjadi hari terakhir bagi Persiba untuk bisa merasakan rumput di stadion Parikesit. Itu disampaikan langsung Sekretaris Umum Persiba, Irfan Taufik yang mengingkan kado kemenangan untuk suporter dan publik Balikpapan.

"Kita berharap menjadi kado perpisahan yang manis dengan stadion Parikesit karena punya sejarah yang luar biasa dan Persiba sudah 30 tahun main di situ," kata Irfan Taufik (21/8).

Dirinya juga menginginkan stadion Batakan bisa digunakan Persiba untuk melakoni lanjutan Liga 1 pada 9 September mendatang. "Hari ini kami surati Wali Kota Balikpapan untuk peminjaman stadion Batakan," ucapnya yang berharap 'Emirates Stadium' itu bisa digunakan hingga Liga 1 berakhir.

Sementara untuk kasus hengkangnya pelatih Persiba, Milomir Seslija telah dilaporkan ke pihak Kepolisian dan Imigrasi tentang kepergiannya yang tidak diketahui manajemen tim. Namun Irfan tidak mengkhawatirkan perkara teknis dan lisensi kepelatihan sebab pelatih pengganti yakni Haryadi mengantongi lisensi A dari AFC.

"Sehingga tidak berpengaruh dalam pendaftaran di Liga 1 tapi dari sisi permainan pasti berpengaruh karena tipikal pelatih yang berbeda-beda," lanjutnya yang juga belum mengetahui posisi dan tidak ada komunikasi lagi dengan Milo.

"Dia (Milo) memang mengajukan pengunduran diri tapi hanya melalui whatsapp, padahal yang namanya pengunduran diri itu harus dibahas bersama dan merujuk pada kesepakatan yang ada pada kontrak. Jadi tidak ada membatalkan kontrak secara sepihak," tegasnya.

Semestinya, ujar Taufik, yang bersangkutan pergi secara baik-baik sesuai dengan kontrak yang sudah disepakati bersama. "Pada sisi atittude sebenarnya tidak bagus, bahkan dari sisi administrasi dan yang lainnya juga harus dibicarakan bersama," tukas Irfan.

Pengunduran diri Milo melakui whatsapp ke manajemen Persiba tercatat 9 Agustus lalu. Bahkan ketika dicek ke kediaman Milo di kawasan Balikpapan Baru ternyata sudah tidak berpenghuni.

"Padahal Milo tetap mendapatkan gaji bulan Agustus yang kisarannya antara 70 juta sampai 90 juta Rupiah, persisnya saya tidak tahu, dan seharusnya kontrak berakhir 10 Desember 2017," pungkasnya. (en/btv)


BACA JUGA
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .